Ini Dia Performa Snapdragon 675 Versi Geekbench

Menjelang akhir bulan Oktober 2018 kemudian Qualcomm telah menciptakan kejutan dengan merilis chipset terbarunya, Snapdragon 675. Ya! Chipset ini muncul sebagai SoC mid-range dan saudara dekat dengan Snapdragon 670 dan Snapdragon 710.

Hanya saja Snapdragon 675 diciptakan dengan fabrikasi 11nm. Di samping itu, SoC ini juga dianggap sebagai Qualcomm generasi ke-4 dengan desain inti Kryo. Dan ketika ini, smartphone kesatu yang menjalankan chipset tersebut telah tercatat di Geekbench.

Sayangnya tidak terungkap dengan jelas nama dari smartphone tersebut. Tetapi, dari informasi yang ditampilkan, minimal kita dapat melihat kinerja dari Snapdragon 675 tersebut. Tercatat, skor single-core melulu mencapai 2.267 poin dan pengujian multi-core hasilnya ialah 6.103 poin.

Tidak tidak sedikit yang dapat diungkap dari eksemplar skor yang diperlihatkan oleh Geekbench. Hanya saja, smartphone yang di dalamnya terpasang Snapdragon 675 ini sudah berjalan dengan Android 9.0 Pie dan mempunyai RAM sebesar 4 GB.

Tentu saja, ini baru sekedar pengujian dan terdapat baiknya anda menunggu sejumlah pabrikan smartphone alias OEM yang kepincut guna mengadopsi chipset tersebut. Dengan begitu, anda pun dapat lebih tahu kinerja sebetulnya dari Snapdragon 675.

Sedikit menyegarkan memori kalian, Snapdragon 675 dibangun memakai desain inti 2 + 6 core ARM Cortex-A76 baru. Di samping itu, Qualcomm pun meracik SoC ini dengan mencantumkan GPU Adreno 612 yang dianggap telah dioptimalkan guna kinerja gaming yang lebih baik.

Smartphone OPPO Rilis Powerbank dan Casing Bertema Pokemon

Hingga ketika ini OPPO terdaftar masih jadi pemimpin teknologi pengisian daya cepat guna smartphone. Ya, OPPO mempunyai teknologi SuperVOOC berbarengan dengan peluncuran flagship Find X sejumlah waktu lalu. SuperVOOC sendiri mempunyai daya pengisian 10V 5A yang dengan kata lain sama dengan 50 watt.

Dengan begitu, charger SuperVOOC dapat memenuhi baterai smartphone OPPO yang menyokong sebanyak 40 persen dalam sepuluh menit. Namun bagaimana andai kita lupa membawa kepala charger tersebut? Seperti yang anda tahu, teknologi SuperVOOC hanya dapat dirasakan dengan memakai charger dan kabel data aslinya.

Untuk menyiasati urusan ini, OPPO merilis aksesori berupa powerbank yang sudah menyokong SuperVOOC. Menariknya, powerbank ini tampil dengan tema yang paling eye catching, yaitu berkelir kuning dengan gambar Pikachu (Pokemon) di sekujur bodi powerbank.

Powerbank spesial ini muncul dengan kapasitas baterai 10.000 mAh serta output USB C. Juga terdapat lampu indikator guna menandakan saldo kapasitas baterai yang tersimpan di dalamnya. Bukan hanya powerbank, OPPO pun ikut mengenalkan aksesori beda berupa casing bergambar Pokemon guna seri R17 Pro yang baru saja diluncurkan.

Nah, berapa harga setiap aksesori tersebut? Keduanya dipasarkan terpisah. Jika punya minat membeli powerbank SupeVOO, kalian mesti merogoh kocek US$50 (Rp750 ribu). Sedangkan guna casing-nya dipasarkan seharga US$29 (Rp450 ribu) tergolong sepaket stiker dan kartu NFC yang bermanfaat untuk mengubah tema smartphone.

Honor 8X Menjadi Salah Satu Penantang Baru di Kelas Menengah

Selasa (06/11), Honor secara resmi mengenalkan Honor 8X ke pasar smartphone di Indonesia. Smartphone yang masuk ke segmen mid-end ini dibekali keterampilan AI kamera serta prosesor mumpuni untuk sekian banyak kebutuhan.

Layar menjadi pesona utama Honor 8X. Smartphone ini mempunyai layar 6,5 inci dengan resolusi FHD+ 1.080 x 2.340 piksel. Layarnya memakai panel IPS dan sudah menyokong aspek rasio 19.5:9 dengan kerapatan 396 ppi.

Untuk dapur pacunya, Honor mengamanatkan Kirin 710 Octa-core dengan konfigurasi 4×2.2 GHz Cortex-A73 & 4×1.7 GHz Cortex-A53 yang dipadu pengolah grafis Mali-G51 MP4. Di samping itu, sokongan RAM dan kenangan internalnya lumayan besar, 4 GB dan 128 GB. Terdapat pun slot MicroSD dedicated yang bisa menampung sampai 400 GB.

Untuk yang kegemaran bermain game, Honor meluangkan fitur GPU Turbo yang dianggap dapat menambah performa ketika bermain. Ketika diuji jajaki dengan bermain game Mobile Legends, Honor 8x dapat menjalankan resolusi tinggi serta mode high frame rate aktif.

Di sektor fotografi, Honor 8X mempunyai modul dual kamera di belakang dengan resolusi 20 MP, f/1,8, PDAF + 2 MP, depth sensor yang ditunjang keterampilan AI canggih. AI nya bisa mengenali 500 scene dari 22 kategori bertolak belakang secara real time. Dengan begitu pemakai dapat memperoleh hasil gambar terbaik setelah potret diambil. Sedangkan guna kamera depannya beresolusi 16 MP f/2.0.

Beralih ke sistem operasi, Honor 8X dibekali EMUI 8.2 berbasis Android 8.1 Oreo. Lalu kapasitas baterainya termasuk besar, 3750 mAh. Honor mengklain baterainya bisa tahan pemutaran video sampai 7,2 jam, musik 60 jam dan nelpon 42,8 jam.

Di Indonesia Honor 8x punya 3 opsi warna, merah, biru dan hitam dengan harga sah Rp3.999.000. Penjualan online perdana dilaksanakan pada jam 12 siang 8 November di website Shopee. Sedangkan guna penjualan offline mulai 10 November 2018.

Realme 3 atau Realme 3 Pro Akan Mendukung Teknologi VOOC

Sebelum peluncuran Realme 2 Pro pada bulan September 2018 lalu, CEO Realme India, Madhav Sheth sudah mengonfirmasi bahwa bakal ada dua sampai tiga smartphone Realme yang bakal masuk pasar India pada Maret 2019 nanti.

Baru-baru ini, Sheth pun telah mengonfirmasi bahwa smartphone yang bakal datang itu akan membawa sokongan fast charging VOOC. Hal ini juga dipertegas oleh Sheth lewat akun Twitter miliknya ketika menanggapi suatu pertanyaan dari di antara follower-nya.

Sebelumnya, Realme pun baru-baru ini sudah menegaskan bahwa mereka bakal jadi pabrikan smartphone kesatu yang mengadopsi chipset MediaTek Helio P70. Namun tidak diketahui apakah Realme akan menenggelamkan chipset ini ke dalam Realme 3, Realme 3 Pro atau keduanya.

Ketika salah satu peminat Realme bertanya apakah pengisian VOOC akan terdapat di smartphone yang bakal datang dari perusahaan. Sheth membalas dengan menuliskan “mengapa tidak” yang mengindikasikan bahwa teknologi pengisian cepat akan terdapat pada ponsel Realme yang bakal datang.

VOOC charging ialah teknologi pengisian cepat OPPO yang memungkinkan smarphone kepunyaan pabrikan smartphone asal Cina tersebut menyokong pengisian cepat 20W. Lewat OPPO Find X Lamborghini Edition, OPPO pun sukses memperkenalkan Super VOOC yang menyokong pengisian daya 50W.

Ya! Karena Realme ialah sub-brand OPPO, jadi sangat barangkali bahwa smartphone Realme yang nantinya bakal diluncurkan akan membawa sokongan VOOC charging. OPPO sendiri sudah meluncurkan tidak sedikit smartphone dengan teknologi VOOC charging di Cina dalam sejumlah tahun terakhir ini.

Namun di pasar India, OPPO F9 Pro ialah smartphone kesatu yang menyokong VOOC charging. Terkait dengan Realme 3 dan Realme 3 Pro, sayangnya Realme sampai saat ini belum mau menyerahkan bocoran tidak banyak pun tentang kedua smartphone tersebut. Jadi, anda tunggu saja.

Ini Bocoran Sepak Moto G7 Yang Akan Segera Di Rilis Tahun Ini

Di pasar Indonesia nama Motorola di tahun 2018 ini memang tidak begitu terdengar. Pasalnya pabrikan smartphone yang sedang di bawah bendera Lenovo ini tidak sama sekali mengenalkan satu smartphone buatannya di pasar Indonesia.

Hal ini bertolak belakang dengan di pasar global. Motorola begitu getol untuk mengenalkan smartphone buatannya yang berada di ruang belajar low-end, mid-range dan high-end. Salah satu pasar global yang masih menjadi target pemasarannya ialah Amerika Serikat.

Seperti baru-baru ini, suatu smartphone Motorola yang diduga ialah varian Moto G7 sudah menerima sertifikasi Federal Communications Commission (FCC). Sertifikasi ini pun mengindikasikan bahwa perlengkapan yang mempunyai nomor model XT1965-2 ini akan dipasarkan di Amerika Serikat dalam masa-masa dekat.

Berdasarkan dokumen yang diantarkan oleh Motorola untuk regulator telekomunikasi, tampaknya Moto G7 akan terdapat dalam dua varian, yaitu single-SIM dan dual-SIM. Di samping itu, dari hasil pengujian, perlengkapan ini pun kompatibel dengan jaringan LTE yang dioperasikan oleh T-Mobile dan AT&T.

Masih dari dokumen yang sama, Moto G7 pun sudah menyokong standar Wi-Fi 802.11ac, radio FM, dan NFC. Untuk hal dapur pacunya, Motorola bakal membekali G7 dengan Snapdragon 630 dan mempunyai CPU dengan clock speed 2,2 GHz yang dipadukan GPU Adreno 508.

Perangkat ini juga diadukan memiliki sokongan RAM sebesar 6 GB dan beterai berkapasitas 3.200 mAh. Diharapkan, Moto G7 akan disokong penataan dual-camera belakang dengan konfigurasi 12 MP + 5 MP yang ditempatkan dalam “rumah” berbentuk lingkaran bareng dengan LED flash ganda.

Di samping Moto G7, Motorola pun akan mengenalkan Moto G7 Play, G7 Plus, dan G7 Power mula tahun depan. Moto G7 Play bakal menjadi yang termurah dari empat handset yang diperkenalkan, sementara G7 Plus bisa jadi akan menyertakan layar yang lebih banyak dan Moto G7 Power punya baterai jumbo.

Apakah Penting Smartphone Android Punya RAM 10GB?

Donovang Sung, juru bicara Xiaomi baru saja menyerahkan teaser tentang smartphone teranyar mereka, Xiaomi Mi Mix 3.

Kabarnya smartphone Android ini bakal mengadopsi teknologi 5G beserta kapasitas RAM 10GB yang terbilang jumbo untuk perlengkapan dalam cengkeraman tangan.

Jika menyaksikan hal ini, apakah urgen smartphone Android RAM 10GB ketika ini? Yuk simak pembahasan berikut.

Apa Itu RAM Smartphone Sebenarnya?
Mungkin tidak sedikit di antara anda yang belum memahami apa tersebut RAM sebetulnya nih? Jadi RAM adalahsingkatan dari Random Access Memory yang bermanfaat untuk menyimpan data software yang bekerja pada sistem.

Nggak sekadar tersebut RAM memang tidak secara permanen menyimpan data, tetapi membuat pemrosesan software berjalan lebih cepat tanpa mesti menantikan lama.

RAM smartphone ketika ini mempunyai kapasitas yang pelbagai dan terus berkembang cocok dengan kebutuhan software yang berjalan ketika ini.

Yang menjadi perhatian mungkin ialah RAM smartphone akan bertolak belakang seperti yang digunakan pada PC/laptop sebab mempunyai keterbatasan tersendiri guys.

Lalu apakah RAM besar ketika ini sangat diperlukan untuk perlengkapan smartphone?

Seberapa Penting Kapasitas RAM Besar pada Smartphone Android?

Seperti diterangkan sebelumnya, kapasitas RAM yang dibekali pada suatu smartphone Android bergantung pada tipe dan kebutuhan software pada ketika itu.

Saat ini pun, tidak sedikit brand smartphone menyerahkan opsi kapasitas RAM pada smartphone. Mulai dari 1GB, 2GB, 4GB, 6GB, 8GB sampai 10GB yang terbesar ketika ini.

Namun dikutip dari tulisan ‘Membongkar Rahasia Storage Smartphone, Jangan Salah Beli!’ yang sudah Jaka tulis sebelumnya, sebetulnya RAM 4GB sudah lumayan untuk pemakaian harian loh.

Pasalnya John Poole, pakar Geekbench pun menyatakan bahwa rata-rata orang memakai 9 software per hari sampai 30 software per bulannya. Dengan demikian seharusnya kapasitas RAM yang terpakai melulu 2,3GB per hari.

Angka yang terpaut jauh dengan kapasitas RAM mulai dari 6GB sampai 10GB tadi kan? Lalu gimana dengan iPhone yang selalu memakai RAM kecil?

iPhone yang dibekali dengan sistem operasi iOS jelas mempunyai mekanisme yang bertolak belakang dengan Android, di mana ekosistem iOS lebih spesifik daripada Android yang cenderung pelbagai dan perlu pengembangan lebih lama.

Lagipula guna manajemen aplikasinya iOS memakai pendekatan bertolak belakang dengan tidak bergantung dengan mesin virtual laksana Android yang berbekal kenangan RAM. Di mana nyaris semua software langsung dijalankan oleh perlengkapan keras.

Kesimpulan
Semakin besar RAM, bukan pun semakin cepat performa smartphone yang anda gunakan. Hal ini pun bergantung pada faktor-faktor beda yang tidak cukup diperhatikan, mulai dari tipe RAM sampai kecepatan yang dimilikinya.

Lagi-lagi performa suatu smartphone bakal tergantung bagaimana teknik pemakaian anda nih! Jadi kian tahu kan sekarang.